ADC untuk Arduino

Analog To Digital Converter (ADC) adalah pengubah input analog menjadi
kode – kode digital. ADC banyak digunakan sebagai pengatur proses industri, komunikasi digital dan rangkaian pengukuran/pengujian.

Umumnya ADC digunakan sebagai perantara antara sensor yang kebanyakan analog dengan sistim
komputer seperti sensor suhu, cahaya, tekanan/berat, aliran dan sebagainya
kemudian diukur dengan menggunakan sistim digital (komputer).

Analog Digital Converter digunakan untuk mengubah mengubah sinyal
analog menjadi sinyal digital. Adapun persamaan yang digunakan adalah sebagai berikut: = 1023

Dimana :
Vin = Tegangan pada input yang dipilih
Vref = Tegangan referensi (5 Volt)
1024 = Resolusi ADC pada mikrokontroler Arduino Uno

Pin analog Arduino Uno dapat menerima nilai hingga 10 bit sehingga dapat
mengkorversi data analog menjadi 1024 keadaan (2^10 = 1024). Artinya nilai 0
merepresentasikan tegangan 0 volt dan nilai 1023 merepresentasikan tegangan 5
volt. Bagaimana jika tegangan 5 volt dikonversi menjadi data digital 10 bit ?

Jadi dengan sebuah ADC 10 bit, apabila sinyal input analog yang diberikan nilainya antara 0 hingga 5 volt dengan maka perubahan satu bit digital merepresentasikan perubahan input analog sebesar 5/1024 V atau sekitar 0,005 V artinya setiap 1 angka desimal mewakili tegangan sebesar 0,005 V.

Hal ini berarti bahwa perubahan sebesar 0,005 V pada sinyal input tidak akan
menghasilkan perubahan apapun pada output digitalnya. Untuk mencari nilai
ADC (Analog Digital Converter) dengan besar tegangan 2,5 V adalah sebagai
berikut : =
2,5
5
1023 = 512(10)
= 10 0000 0000(2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *