Membuat Pembangkit Sinyal (Function Generator)

Function Generator adalah alat ukur elektronik yang dapat membangkitkan gelombang dalam bentuk sinus, persegi empat dan bentuk gelombang lainnya sesuai dengan kebutuhan. Alat ini juga dapat menghasilkan frekuensi tertentu sesuai dengan kebutuhan.

Ini adalah Wein Bridge osilator. SL1 adalah saklar putar 3 induk 4 anak, tapi yang dipakai 2 induk. Kedua induknya dihubungkan ke ground (kaki 1 dan kaki 2 connector). Kaki 3 dan 7, 4 dan 8, 5 dan 9, 6 dan 10 pada posisi anak yang sama. LDR (R11) dipilih yang penampangnya besar. LDR dan LED putih (LED1) dimasukkan dalam tabung kecil yang tidak tembus cahaya. Contohnya paralon diameter kecil yang ditutup selotip. Ujung LED putih diarahkan ke penampang LDR. Tabung paralon bisa diganti heatshrink tube (selongsong kabel warna hitam yang jika dipanaskan akan mengkerut). Kedua ujungnya dipanaskan.

Saklar togle U$1 untuk memilih sinyal sinus atau kotak di connector SL4. PAD3 dihubungkan ke PAD4 dan PAD1 dihubungkan ke PAD2. Connector SL3 bisa dihubungkan ke frequency counter untuk mengetahui frekuensi sinyal. Potensiometer R4 untuk mengatur frekuensi bersama-sama dengan saklar putar. Sedangkan potensiometer R15 digunakan untuk mengatur besarnya tegangan sinyal pada connector SL4.

Rangkaian ini membutuhkan trafo 9V AC 50mA (pakai 200mA yang umum di pasaran). Trafo 9V dihubungkan ke SL5.

Cara setting sinyal generator ini sangat sederhana tapi memerlukan osiloskop. Atur trimpot R26 agar tegangan puncak ke puncak sinyal sinus dan sinyal kotak di SL4 sama besarnya.

Spesifikasi:

– kurang lebih 6 – 100kHz

– 4Vpp

– 600 Ohm impedansi keluaran

– distorsi sinyal sinus kurang dari 0,02%

– rise dan fall time sinyal kotak kuarng dari 1uS

– overshoot dan ringging sinyal kotak kurang dari 1%

Meskipun software sinyal generator baik untuk komputer maupun smartphone sudah umum dan kualitas sinyal sinusnya sangat baik, namun software tersebut tidak bisa menghasilkan sinyal kotak yang baik. Karena keluaran dari sound card sudah melalui low pass filter 22kHz. Sinyal kotak diperlukan untuk mengetahui kestabilan sebuah amplifier dan slew rate nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *