Mengenal Sensor Kelembaban

Sensor merupakan alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi sesuatu seperti: suhu, kecepatan, jarak an lain sebaginyal dan sering berfungsi untuk mengukur magnitude atau besaran sesuatu. Sensor adalah jenis transduser yang mengubah daya menjadi daya yang lain seperti mengubah variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik.

Sensor ini biasa digunakan jika proyek Anda akan berhubungan dengan pengukuran suhu temperatur dan kelembaban, seperti: stasiun cuaca berukuran kecil, membuat thermostat, atau aplikasi yang berhubungan dengan pertanian.

 

Sensor kelembaban digunakan untuk mengukur atau membatasi kondisi kelembaban atau kandungan air di area tersebut. Semakin banyak air membuat tanah atau udara lebih mudah menghantarkan listrik (resistansi kecil), sedangkan tanah atau udara yang kering sangat sulit menghantarkan listrik (resistansi besar).  Ada 2 macam sensor kelembaban.

 

Sensor Kelembaban Tanah

Pengertian Sensor Kelembaban Tanah Sensor kelembaban tanah atau Soil Sensor adalah sensor kelembaban yang dapat mendeteksi kelembaban dalam tanah. Sensor ini terdiri dua probe untuk melewatkan arus melalui tanah, kemudian membaca resistansinya untuk mendapatkan nilai tingkat kelembaban. Semakin banyak air membuat tanah lebih mudah menghantarkan listrik (resistansi kecil), sedangkan tanah yang kering sangat sulit menghantarkan listrik (resistansi besar).

Modul sensor ini memiliki 4-pin, yaitu GND (untuk ground), VCC (3.3 – 5Volt), AO (keluaran analog yang akan dibaca oleh Arduino atau sejenisnya), dan DO (dapat diatur sensitivitasnya menggunakan knb pengatur, dan menghasilkan logika digital HIGH/LOW pada level kelembaban tertentu). Untuk saat ini, hanya tiga pin yang kita manfaatkan, yaitu GND, VCC dan AO.

Spesifikasi

  1. Power supply: 3.3v or 5v
  2. Output voltage signal: 0~4.2v
  3. Current: 35mA
  4. Pin definition: Analog output(Blue wire), GND(Black wire), Power(Red wire)
  5. Size: 60x20x5cm

 

Shipping List

  1. Moisture sensor (1 unit)
  2. Analog Sensor Cable (1 unit).
Gambar Sensor Kelembaban Tanah
Gambar Sensor Kelembaban Tanah

Sensor Suhu

Macam sensor Suhu DHT11 memiliki keluaran sinyal digital yang dikalibrasi dengan sensor suhu dan kelembaban yang kompleks. Teknologi ini memastikan keandalan tinggi dan sangat baik stabilitasnya dalam jangka panjang. Mikrokontroler terhubung pada kinerja tinggi sebesar 8 bit. Sensor ini termasuk elemen resistif dan perangkat pengukur suhu NTC.

Setiap sensor DHT11 memiliki fitur kalibrasi sangat akurat dari kelembaban ruang kalibrasi. Koefisien kalibrasi yang disimpan dalam memori program OTP, sensor internal mendeteksi sinyal dalam proses, kita harus menyebutnya koefisien kalibrasi. Sistem antarmuka tunggal-kabel serial terintegrasi untuk menjadi cepat dan mudah. Kecil ukuran, daya rendah, sinyal transmisi jarak hingga 20 meter, sehingga berbagai aplikasi dan bahkan aplikasi yang paling menuntut. Produk ini 4-pin pin baris paket tunggal. Koneksi nyaman, paket khusus dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Beberapa yang sering digunakan:

DHT 11, pengukur suhu dan kelembaban udara dengan output digital yang sangat murah dan mudah digunakan. Akurasi dari pembacaan suhu ±2°C dan akurasi pembacaan kelembabannya sekitar 5%. Kekurangan dari sensor ini hanya satu, yaitu pembacaan data pengukurannya tertinggal sekitar 2 detik dari kondisi aslinya. Jadi jika proyek Anda membutuhkan akurasi pengukuran yang real-time, sensor ini tidak cocok digunakan.

DHT 22, versi yang lebih akurat dibanding DHT 11 dan sedikit lebih mahal. Akurasi pembacaan suhu ±0.5°C dan akurasi pembacaan kelembabannya antara 2–5%. Memiliki kekurangan yang sama dengan DHT 11, yaitu pengukuran waktunya tertinggal 2 detik dari kondisi aslinya.

Functional Elementnya Sensor DHT 11 dan DHT 22 memiliki kemiripan fungsi, diantaranya fungsi sensor DHT 11 adalah untuk mengukur temperature dan kelembapan udara. Responnya sedikit lambat namun cukup memadai untuk proyek kecepatan bacanya seperempat detik dan data yang dibaca adalah dua detik yang lalu. Sedangkan DHT 22 responya lebih baik dibandingkan DHT 11, untuk fungsi selebihnya sama.

Karakteristik Sensor DHT11 dan DHT22

Karakteristik suatu instrument meliputi karakteristik statis dan karakteristik dinamis. Karakteristik statis suatu alat ukur adalah karakteristik yang harus diperhatikan apabila alat tersebut digunakan untuk mengukur suatu kondisi yang tidak berubah karena waktu atau hanya berubah secara lambat laun.

Karakteristik statis adalah hal-hal yang harus diperhitungkan bila alat ukur dipergunakan untuk mengukur suatu keadaan yang tidak bergantung pada waktu, yaitu akurasi,presisi,resolusi,sensitifitas,error,validasi,hiterisis, dan reliability.

Sementara Karakteristik dinamis dari suatu alat ukur menyatakan bagaimana kecepatan mengadakan perubahan dari suatu kedudukan ke kedudukan yang baru atau menjelaskan perilaku antara perubahan besaran terhadap perubahan waktu yang diperlukan instrumen hingga mencapai kondisi tunaknya. Yang termasuk kedalam karakteristik dinamik yaitu kecepatan atau respon dan kecermatan.

Sensor DHT11

DHT11 adalah sensor suhu dan kelembaban, dia memiliki keluaran sinyal digital yang dikalibrasi dengan sensor suhu dan kelembaban yang kompleks. Telnologi memastikan keandalan tinggi dan sangat baik stabilitasnya dalam jangka panjang. Mikrokontroler terhubung pada kinerja tinggi sebesar 8 bit. Sensor ini termasuk elemen resistif dan perangkat pengukur suhu NTC. Memiliki kualitas yang sangat baik,respon cepat,kemampuan anti-gangguan dan keuntungan biaya tinggi kenerja.

Sensor Kelembahan DHT-21

 

Spesifikasi

  1. Tegangan masukan : 5 Vdc
  2. Rentang temperatur :0-50 ° C kesalahan ± 2 ° C
  3. Kelembaban 20-90% RH ± 5% RH error
  4. Konsumsi arus : Measurement 0.3 mA, standby 60µA
  5. Periode Sampling : lebih dari 2 detik

 

Deskripsi Pin:

  1. The VDD power supply 3.5~5.5V DC
  2. DATA serial data, a single bus
  3. NC, empty pin
  4. GND ground, the negative power.

Sensor DHT22

DHT-22 adalah chip tunggal kelembaban relatif dan multi sensor suhu yang terdiri dari modul yang dikalibrasi keluaran digital. Pada pengukuran suhu data yang dihasilkan 14 bit, sedangkan untuk kelembaban data yang dihasilkan 12 bit. Keluaran dari DHT-22 adalah digital sehingga untuk mengaksesnya diperlukan pemrograman dan tidak diperlukan pengkondisi sinyal atau ADC.

Gambar Sensor Kelmbaban DHT-22
Gambar Sensor Kelmbaban DHT-22

Karakteristik :

  1. Supply Voltage: 5V
  2. Range Pengukuran Suhu : -40 – 80 ℃ / resolution 0.1℃ / error < ± 0.5℃
  3. Range Pengukuran Kelembapan : 0-100% RH / resolution 0.1%RH / error ± 2%RH
  4. Waktu pemindaian 2 detik
  5. Ukuran : 15.1mm x 25mm x 7.7mm

One thought on “Mengenal Sensor Kelembaban”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *