Cara Mengatur Kecepatan Silinder

Pengaturan kecepatan silinder sangat penting sekali dalam sistem pneumatik. Ada saatnya dibutuhkan gerakan silinder yang cepat dan ada saatnya dibutuhkan gerakan silinder yang lambat.

Kecepatan silinder pada saat maju dan mundur bisa saja sama dan bisa juga berbeda, misalkan pada saat maju cepat tapi pada saat mundur lambat. Begitu juga sebaliknya, pada saat maju lambat tapi pada saat mundur lambat.

Kecepatan silinder dipengaruhi oleh flow control valve yang digunakan dan tergantung dimana komponen tersebut diletakkan, di saluran silinder maju atau di saluran silinder mundur.

Komponen–komponen yang dipergunakan untuk merealisasikan kecepatan silinder dalam sistem pneumatik dapat dilihat pada gambar berikut :

Nama dan Simbol Komponen Pengatur Kecepatan Silinder

Bentuk Fisik Komponen Pengatur Kecepatan Silinder

1. Adjustable flow control valve

Adjustable Flow Control Valve

Adjustable flow control valve digunakan untuk mengatur kecepatan atau tekanan udara dengan besar yang sama dari kedua sisi. Jika melihat simbol di atas maka udara bertekanan akan mengalir dari kanan ke kiri akan memiliki besar yang sama dengan pada saat udara bertekanan mengalir dari kiri ke kanan, ini berarti akan membuat kecepatan silinder akan sama pada saat maju dan mundur.

2. Check valve

Check Valve

Ckeck valve digunakan jika menginginkan fluida udara bertekanan mengalir dari satu arah saja, jika melihat simbol di atas maka udara bertekanan akan mengalir dari kanan ke kiri, tetapi tidak mengalir atau tertahan jika udara dari kiri ke kanan.

JEJAK TERKAIT :  Mengendalikan Motor Stepper Berbasis Mikrokontroler Atmega16 dan CodeVision

3. Pilot operated check valve

Pilot Operated Check Valve

Pilot operated check valve jika menginginkan mengatur aliran udara bertekanan dalam satu arah seperti check valve, tetapi sewaktu-waktu juga bisa udara mengalir dari dua arah dari kiri ke kanan dan sebaliknya dari kanan ke kiri. Pada simbol di atas udara bertekanan akan mengalir dari kanan ke kiri tetapi tidak otomatis mengalir juga dari kiri ke kanan, apabila menginginkan udara mengalir dari kiri ke kanan maka saluran pilot harus diberi udara bertekanan.

4. Adjustable flow control with baypass

Adjustable Flow Control with Bypass

Adjustable flow control with bypass merupakan kombinasi dari Throttle Valve dan Check Valve, komponen digunakan jika ingin memiliki besar udara bertekanan pada arah yang berbeda. Jika melihat simbol di atas, maka besar tekanan pada saat fluida udara bertekanan mengalir dari kanan ke kiri akan lebih besar daripada pada saat udara bertekanan mengalir dari kiri ke kanan. Ini berarti akan membuat kecepatan silinder akan memiliki kecepatan yang berbeda pada saat maju atau mundur tergantung pemasangan dari komponen Adjustable Flow Control with Bypass dalam saluran silinder.

Contoh penggunaan Adjustable flow control with bypass pada rangkaian elektropneumatik seperti gambar di bawah ini.

Rangakaian Elektropneumatik Pengatur Kecepatan Silinder

 

Pada rangkaian di atas, di bagian kedua saluran silinder ganda di pasang Adjustable flow control with bypass, perbedaan pengaturan Adjustable flow control with bypass akan mempengaruhi kecepatan silinder pada saat maju atau mundur.

JEJAK TERKAIT :  Penyediaan Udara Bertekanan

Jika Adjustable flow control with bypass sebelah kiri diatur tinggi dan Adjustable flow control with bypass sebelah kanan diatur rendah, maka kecepatan silinder pada saat maju akan lebih cepat daripada saat mundur. Dan sebaliknya, jika Adjustable flow control with bypass sebelah kiri diatur rendah dan Adjustable flow control with bypass sebelah kanan diatur tinggi, maka kecepatan silinder pada saat maju akan lebih lambat daripada saat mundur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *