Rangkaian 2 Silinder Ganda Bergerak Berulang pada Elektropneumatik Berdasarkan Waktu

Kombinasi gerakan antara dua silinder ganda banyak sekali penerapannya, salah satunya untuk menyelesaikan soal UKK Teknik Elektonika Industri dari PSMK Tahun 2019, dimana pada soal tersebut diminta rangkaian elektropneumatik untuk sebuah Stamping Mesin dengan pergerakan silinder pertama silinder 1 maju, kemudian silinder 2 maju, lalu silinder 2 mundur lagi, dan terakhir silinder mundur lagi, begitu seterusnya.

Untuk mendapatkan pergerakan silinder seperti di atas bisa berdasarkan limit switch dan juga bisa berdasarkan waktu (Timer). Kedua metode ini memiliki keuntungan dan kelemahan, salah satunya pada metode limit switch keuntungannya kecepatan dan akurasi silinder bisa lebih baik, tetapi kekurangannya membuat limit switch cepat rusak karena ada kontak mekanik antara silinder dengan limit switch. Sedangkan dengan metode waktu (TDR) memiliki keuntungan memiliki keuntungan tidak ada kontak mekanik antara silinder dengan Timer (TDR) jadi kemungkinan agak tahan lama.

Pada jejak kali ini akan membahas rangkaian 2 silinder ganda yang bergerak terus menerus pada elektropneumatik dengan berdasarkan waktu, sehingga durasi pergerakan kedua silinder dapat diatur berdasarkan waktunya dalam TDR (Time Delay Relay).

Rangkaian dua silinder ganda pada pneumatik dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Rangkaian 2 Silinder Ganda pada Elektropneumatik

Rangkaian di atas bisa dilihat dari simbol-simbolnya, terdiri dari komponen-komponen pneumatik yaitu :

  • Silinder ganda 2 buah sebagai penggerak (aktuator).
  • Throttle Valve 2 buah sebagai pengatur tekanan angin bertekanan atau pengatur kecepatan gerak piston silinder.
  • Katup 5/2 solenoid ganda 2 buah sebagai pengubah arah angin bertekanan yang digerakkan secara elektromagnetik.
  • Silenecer 4 buah sebagai peredam suara dari angin bertekanan.
  • Air Sevice Unit sebagai penyaring udara dan pengatur angin bertekanan.
  • Kompresor sebagai alat penghasil udara bertekanan.
JEJAK TERKAIT :  Rangkaian 2 Silinder Ganda Bergerak Berulang pada Elektropneumatik Berdasarkan Sensor

Rangkaian kelistrikan untuk mengendalikan dua silinder ganda dapat dilihat pada rangkaian di bawah ini.

Rangkaian Kelistrikan Pengendali 2 Silinder Ganda pada Elektropneumatik

Pada rangkaian bagian kelistrikan untuk mengendalikan 2 silinder ganda yang bergerak terus menerus dari simbol-simbolnya dapat kita lihat terdiri dari komponen-komponen sebagai berikut:

  • Push Button NO 1 buah sebagai saklar Start.
  • Push Button NC 1 buah sebagai saklar Stop.
  • Relay 1 buah sebagai penghubung dan pemutus arus dan sebagai pengunci.
  • Time Delay Relay (TDR) 4 buah sebagai penghubung dan pemutus arus listrik sesuai waktu yang ditentukan.
  • Lampu 5 buah sebagai Indikator, ini sebagai alat pendukung saja.

 

Secara keseluruhan rangkaian dua silinder pada elektropneumatik dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Rangkaian 2 Silinder Ganda pada Elektropneumatik Berdasarkan Waktu

 

Pada rangkaian elektropneumatik secara keseluruhan seperti pada gambar di atas. Kita bisa lihat jika tombol Start ditekan maka Relay (K1) akan aktif atau kontak-kontaknya akan berubah posisi. Karena salah satu kontak relay diparalel dengan tombol Start maka akan mengunci tombol Start atau tombol Start tidak berpengaruh lagi. Dengan menekan tombol Stop maka Relay kembali ke kondisi tidak aktif atau ke kondisi semula.

Salah satu kontak Relay juga digunakan untuk mengaktifkan TDRĀ  1, jadi jika relay aktif maka TDR 1 juga aktif dan kontak TDR 1 (T1) akan berubah posisi sesuai waktu yang ditentukan. Pada rangkaian juga terlihat, setelah kontak T1 berubah posisi maka TDR 2 jadi aktif begitu seterusnya sampai TDR 4.

JEJAK TERKAIT :  Kendali Motor Servo Berbasis Arduino

Penerapan rangkaian elektropneumatik yang menggerakkan silinder ganda bergerak terus menerus juga dapat diterapkan untuk pengendali Lampu Berjalan secara terus menerus, seperti pada video di bawah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *