Kendali Motor Servo Berbasis Arduino

Pengendalian Motor Servo tidak bisa dilepaskan dari penerapan PWm (Pulse Width Modulation), besar Duty Cycle akan menentukan arah putaran motor servo.

Rangkaian pengawatan motor servo berbasis PWM seperti pada gambar di bawah ini.

Rangkaian Pengawatan Motor Servo dan Arduino

Rangkaian dalam bentuk simulasi yang dibuat seperti gambar di bawah ini.

Rangkaian Motor Servo dan Arduino Uno

Pada rangkaian di atas, sinyal PWM berasal dari keluaran arduino pin 9 yang dihubungkan dengan terminal masukan motor servo. Pada terminal catu daya motor servo bisa sama dengan catu daya pada arduino atau terpisah.

 

Program Kendali Motor Servo Berputar CW dan CCW 180 derajat Berbasis Arduino Uno sebagai berikut:

#include <Servo.h>

Servo myservo; // create servo object to control a servo
// twelve servo objects can be created on most boards

int pos = 0; // variabel menentukan posisi motor servo

void setup() {
myservo.attach(9); // pin keluaran arduino
}

void loop() {
for (pos = 0; pos <= 180; pos += 1) { // berputar dari 0 derajat ke 180 derajat
// langkah dalam 1 derajat
myservo.write(pos); // memberitahukan motor servo untuk ke posisi sesuai variabel 'pos'
delay(15); // tunda 15ms untuk bergerak posisi ke 180 derajat
}
for (pos = 180; pos >= 0; pos -= 1) { // berputar dari 180 derajat ke 0 derajat
myservo.write(pos); // memberitahukan motor servo untuk ke posisi sesuai variabel 'pos'
delay(15); // tunda 15ms untuk bergerak posisi ke 0 derajat
}
}

 

JEJAK TERKAIT :  Pernyataan Pemilihan pada Pemograman Arduino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *