Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah rangkaian perencanaan untuk menjangkau target pasar dan mengubah mereka menjadi konsumen produk yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan.

Jadi Anda tidak bisa serta merta memasarkan produk kepada semua orang. Anda memerlukan strategi pemasaran yang tepat untuk bisa mengubah target pasar menjadi konsumen.

Selain berfungsi untuk mengantarkan Anda pada konsumen yang tepat, strategi pemasaran juga berguna untuk memudahkan koordinasi Anda dengan tim.

Strategi pemasaran sendiri ada banyak jenisnya dan yang akan kami bahas di artikel ini adalah strategi pemasaran online.

Tujuan Strategi Pemasaran

Memahami apa itu strategi pemasaran saja mungkin belum cukup meyakinkan Anda bahwa ini hal yang sangat penting. Karena itu, Anda perlu mengetahui tujuan strategi pemasaran. Kenapa?

Alasannya, strategi pemasaran akan membawa perusahaan Anda menuju ke arah yang tepat. Berikut beberapa tujuan strategi pemasaran.

  • Mempercepat pertumbuhan perusahaan;
  • Membangun reputasi;
  • Meningkatkan brand awareness;
  • Membidik pangsa pasar yang tepat;
  • Memastikan perusahaan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki.

Setelah mengetahui tujuan strategi pemasaran, berikutnya adalah memahami alasan Anda harus menggunakannya. Kami akan membahas lebih jauh pada poin berikutnya.

Mengapa Anda Memerlukan Strategi Pemasaran Online?

Di era digital ini, strategi pemasaran yang efektif dan efisien dapat dilakukan secara online. Dari memanfaatkan blog dan media sosial sampai menggunakan situs kupon. Baik perusahaan besar maupun bisnis skala kecil harus menguasai strategi pemasaran online karena penduduk Indonesia yang hampir lebih dari setengahnya sudah dapat dijangkau melalui internet.

Anda bisa menjangkau calon konsumen Anda di seluruh Indonesia melalui Google, Facebook, Instagram, Twitter, Whatsapp, dan berbagai platform online lainnya. Berikut lima alasan mengapa bisnis harus menerapkan strategi pemasaran online:

1. Menjangkau 140 Juta Penduduk Indonesia

Jumlah penduduk Indonesia yang sudah mendapatkan akses internet selalu meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan laporan Google, pada tahun 2017 jumlah pengguna internet Indonesia sudah mencapai 56 persen atau sekitar 140 juta orang.

JEJAK TERKAIT :  Manfaat dan Peran Wirausaha dalam Perekonomian Nasional

Menurut Napoleoncat.com, dari 140 juta orang tersebut, sekitar 128 juta orang sudah terhubung dengan Facebook dan 60 juta orang sudah memiliki Instagram. Anda bisa menjangkau ratusan juta orang tersebut melalui strategi pemasaran online.

2. Mudah

Mungkin strategi pemasaran online masih asing bagi sebagian orang. Meskipun masih asing, bukan berarti Anda bisa mengabaikannya. Sebab strategi pemasaran lebih mudah dari yang Anda kira. Selain itu, tersedia banyak tutorial dan forum diskusi yang membahas tentang pemasaran online. Salah satunya adalah artikel ini. Artikel ini akan membantu Anda menyusun strategi pemasaran online UKM Anda.

3. Target Lebih Spesifik

UKM Anda butuh jangkauan luas dari Sabang sampai Merauke? Jangkauan lokasi bisa Anda perluas di seluruh Indonesia. Bisnis Anda hanya membutuhkan jangkauan lokasi di kota atau provinsi tertentu? Anda bisa mempersempit jangkauan lokasi iklan sehingga target audience lebih spesifik.

Anda juga bisa mengatur iklan untuk tampil di perangkat apa saja. Orang-orang mengakses mesin pencari melalui berbagai perangkat, dari desktop, tablet, hingga smartphone. Anda bisa mengatur iklan Anda untuk tampil di ketiga perangkat sekaligus atau memilih beberapa di antaranya saja.

Selain mengatur jangkauan lokasi dan perangkat, Anda juga bisa mengatur waktu munculnya iklan. Jadi Anda bisa mengatur iklan Anda untuk tampil di hari apa saja dan dari jam berapa sampai jam berapa. Anda juga dapat mengatur spesifikasi target audiens sesuai dengan kebutuhan UKM Anda. Misalnya, UKM Anda memproduksi tas perempuan. Anda bisa mengatur iklan untuk tampil pada target audiens perempuan di usia tertentu.

4. Terukur

Kelebihan lain dari strategi pemasaran online adalah mudah untuk diukur. Ketika memasang iklan di platform seperti Google Ads, Facebook Ads, atau Instagram Ads, Anda juga akan mendapatkan laporan performa iklan yang Anda pasang. Berapa orang yang berhasil dijangkau, seberapa efektif iklan yang Anda pasang, Anda akan mendapatkan laporan lengkapnya. Jadi Anda bisa mengevaluasi pemasaran online Anda dan memperbaikinya di strategi selanjutnya.

JEJAK TERKAIT :  Prototype Produk

5. Biaya Minim

Menerapkan strategi pemasaran online bukan berarti tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Namun, biaya yang Anda habiskan untuk strategi pemasaran online akan menghasilkan revenue yang lebih besar dibandingkan strategi pemasaran konvensional. Selain itu, beberapa strategi pemasaran online bahkan memungkinkan Anda untuk berinvestasi jangka panjang untuk promosi. Misalnya, melalui blog Anda bisa mendapatkan trafik yang stabil setiap bulannya ke website Anda. Biaya untuk iklan di platform seperti Google Ads dan Facebook Ads pun dapat disesuaikan dengan kemampuan anggaran UKM Anda.

Langkah-langkah Penerapan Strategi Pemasaran

Anda perlu menerapkan strategi pemasaran dengan tepat. Apa saja langkah yang perlu Anda lakukan?

1. Melakukan Segmentasi Pasar

Sesuai namanya, segmentasi pasar adalah upaya untuk membagi pasar menjadi beberapa kelompok yang lebih kecil.

Pembagian kelompok ini dilakukan berdasarkan lokasi geografis, demografis, perilaku, dan psikografis.

Segmentasi pasar berdasarkan geografi paling mudah dilakukan. Anda bisa menentukan pembagian pasar berdasarkan kota dan desa, provinsi, hingga pulau. Bahkan untuk produk internasional, Anda bisa membagi dalam beberapa benua atau negara.

Demografi terkait dengan dinamika penduduk. Segmentasi demografis meliputi jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, dan lainnya. Segmentasi ini juga relatif mudah dilakukan. Contohnya, Anda bisa menciptakan pembagian berupa pria dan wanita, dewasa dan anak-anak, hingga SMA dan kuliah.

Di sisi lain, segmentasi perilaku mungkin sedikit rumit. Sebab, Anda harus mempelajari kebiasaan masyarakat dalam membeli sebuah produk. Misalnya, apa tujuan pembelian produk (kebutuhan atau gaya hidup), bagaimana cara membelinya (datang ke toko atau online), dan masih banyak lagi.

JEJAK TERKAIT :  Analisis Peluang Usaha

Yang terakhir adalah segmentasi psikografi. Inilah yang paling rumit karena lebih spesifik. Segmentasi ini merupakan pengembangan dari demografi dan perilaku. Sebagai contoh, seseorang yang memiliki tingkat penghasilan tinggi dan sering berbelanja online, tentu akan menyukai produk yang bisa dibeli melalui website, meskipun harganya sedikit lebih mahal.

2. Menentukan Target Pasar (Market Targeting)

Setelah membagi pasar sesuai segmennya, langkah penerapan strategi pemasaran selanjutnya adalah menentukan target pasar.

Target pasar adalah segmen tertentu yang dituju untuk melakukan penjualan suatu produk.

Dengan memahami target pasar, akan lebih mudah untuk menentukan produk yang akan dijual dan langkah promosi yang akan dilakukan. Target pasar yang berbeda membutuhkan konten promosi dan cara komunikasi yang berbeda pula.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa mengetahui peta persaingan dengan kompetitor Anda. Dengan demikian, Anda bisa melakukan perhitungan apakah menguntungkan untuk melakukan penetrasi pada target pasar tertentu.

3. Market Positioning

Bahkan pada target pasar yang spesifik pun, Anda bisa saja menemukan kompetisi yang ketat. Kondisi ini tentu akan menuntut Anda melakukan perang harga yang kurang menguntungkan.

Oleh karena itu, Anda perlu menerapkan strategi yang ketiga yaitu positioning.

Secara sederhana, market positioning merupakan strategi pemasaran untuk menunjukkan produk Anda beda dari yang lain. Salah satu caranya adalah membangun kesadaran merek atau brand awareness.

Kesadaran akan merek dapat memberikan beberapa manfaat seperti kemudahan mendapatkan konsumen baru hingga menciptakan kelompok pelanggan yang loyal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *