Cara Mengisi Program Mikrokontroler Menggunakan AVR Downloader

Setelah program dibuat dengan hasil sesuai yang diinginkan menggunakan aplikasi CodeVision salah satunya, maka program dalam format HEX dimasukan ke dalam mikrokontroler. Aplikasi untuk mengisi atau mengunggah program yang dibuat bisa menggunakan aplikasi USB AVR Downloader atauUSB 51 ISP.

Langkah-langkah memasukan atau mengisi program ke mikrokontroler menggunakan aplikasi USB AVR Downloader sebagai berikut:

1. Hubungkan kabel USB AVR Downloader ke dalam port USB (desktop/notebook), sehingga akan muncul tulisan seperti berikut:

 

2. Selanjutnya, windows akan meminta instalasi driver USB AVR melalui hardware wizard.

 

3. Pilihlah opsi kedua, yaitu “Install from a list or specific location (advanced)”, kemudian pilih “Next”. Maka akan muncul jendela untuk memulai pencarian file driver USB. Pilihlah opsi “Search for the best driver in these location”. Pilih pada bagian “include this location in the search”. Kemudian carilah folder yang berisi driver USB AVR.

 

 

4. Pilih “Browse” untuk memulai pencarian file driver

 

5. Setelah file ditemukan, pilih ok dan tunggu beberapa saat sampai proses instalasi selesai.

 

6. Setelah proses instalasi selesai pilih “Next”

 

7. Pilihlah “Finish” untuk mengakhiri proses instalasi.

8. Setelah proses instalasi selesai, maka pada bagian pojok kanan bawah akan terdapat tulisan seperti berikut ini yang menandakan bahwa USB AVR telah siap untuk digunakan.

JEJAK TERKAIT :  ADC (Analog to Digital Converter) dengan Operational Amplifier

 

9. Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan USB_AVR_Downloader.exe. Berikut adalah tampilan saat pertama kali dimulai.

10. Carilah lokasi AVRDude.exe pada folder instalasi yang telah disertakan melalui tombol browse yang telah disediakan pada bagian kanan (yang dilingkari).


11. Untuk “location of alternate configuration file” dikosongkan saja.

12. Setting selanjutnya yaitu pada bagian “device”, “programmer”, dan “port”. Device diisi dengan memilih seri mikrokontroller yang digunakan misalkan ATMEGA-32, maka pada bagian device kita pilih “m32”. Untuk Programmer, pilihlah “usbasp”, dan port yang
digunakan adalah “usb”. Pada bagian “baudrate” dan “set bit clock to:” dikosongkan saja.

 

13. Untuk memprogram mikrokontroller yang bersangkutan, pilih tab “Files”. Carilah file yang akan di-download ke mikrokontroller melalui tombol “browse”. Untuk formatnya, pilih yang “Autodetect”.

 

 

17. Untuk mengatur Fuse bits, dilakukan dengan memilih terlebih dahulu tab Fuses.

 

Berikut adalah konfigurasi fuse bits ATMEGA 8, ATMEGA 8535, ATMEGA 16, dan ATMEGA 32.

 

19. Langkah Terakhir, klik tombol “Execute” sehingga muncul seperti tampilan seperti di bawah ini.

 

Perlu Diperhatikan :

  • Jika file eeprom akan dituliskan ke mikrokontroller, maka centang pada bagian Write.
  • Jika file eeprom akan dituliskan ke mikrokontroller, maka centang pada bagian Read.
  • Jika diinginkan untuk mendownload program ke mikrokontroller dengan sangat cepat, pertama-tama setting dahulu fuse bits
    mikrokontroller pada bagian low fuse. Ubah kristal internal ke frekuensi yang lebih tinggi, misalkan 8MHz (E4). Kemudian
    lepaskan jumper pada downloader. Download cara ini tidak berlaku untuk kristal di bawah 4Mhz.
JEJAK TERKAIT :  ADC untuk Arduino

 

Aplikasi USB AVR Downloader. Unggah

Aplikasi USB 51 ISP. Unduh

Driver USBasp. Unggah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *