Cara Kerja MAP (Manifold Air Pressure) Sensor

MAP (Manifold Air Pressure) sensor memiliki fungsi untuk mengukur tekanan udara di dalam intake manifold (menjaga kevakuman di dalam intake manifold). Sensor ini menggantikan vacuum advancer pada sistem pembakaran konvensional yang masih menggunakan karburator. Biasanya pada karburator bisa terjadi masalah seperti karburator banjir, untuk itu AutoFamily diharapkan sering memperhatikan kondisi karburator mobil Anda.

MAP Sensor

Letak MAP Sensor di mobil dapat dilihat dalam gambar berikut.

Letak MAP Sensor

Pengkabelan MAP Sensor ke PCM dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Pengkabelan MAP Sensor
Di dalam MAP sensor terdapat komponen silicon chip yang berfungsi merubah tahanan sesuai dengan tekanan intake manifold. Satu sisi dari silicon chip terhubung dengan tekanan intake manifold dan satu sisi lainnya terhubung dengan ruang vakum (vacuum chamber). Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini :
Gambar konstruksi MAP sensor
Pada ruang didalam vacuum chamber tekanannya akan selalu konstan atau tetap sedangkan pada ruang intake manifold pressure tekanannya akan berubah-ubah sesuai sudut bukaan throttle valve. Perubahan tekanan pada intake manifold akan menyebabkan perubahan bentuk dari silicon chip yang berakibat Nilai tahanan pada silicon chip akan berubah sesuai dengan tingkat perubahannya.

Tegangan signal sebesar 5 Volt dari ECU akan masuk menuju terminal VC, Kemudian Tegangan ini akan mengalir melewati silicon chip. Apabila kevacuman didalam intake manifold kecil, maka tahanan pada silicon chip kecil akibatnya tegangan yang melewatinya akan semakin kecil juga dan berakibat penginjeksian bahan bakar yang semakin sedikit, sedangkan apabila kevacuman besar maka tahanan pada silicom chip ini besar sehingga tegangan  yang melewatinya akan semakin besar dan berdampak pada penambahan jumlah penginjeksian bahan bakar.

JEJAK TERKAIT :  Kendali Lengan Robot
Grafik hubungan antara tegangan Output dengan variasi kevacuman
Tegangan yang telah melewati silicon chip inilah yang selanjutnya akan dikirimkan ke terminal PIM dan selanjutkan di kirimkan ke ECU sebagai signal output.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *