Membuat Running LED dengan Kendali Arduino Uno

Pada jejak sebelumnya sudah dibuat running led dengan kendali mikrokontroler Atmega16 dengan program yang dibuat menggunakan perangkat lunak CodeVisionAVR. Pada jejak kali ini akan dibuat running led dengan kendali Arduino Uno yang programnya akan dibuat menggunakan perangkat lunak Arduino IDE.

Running led yang dibuat pada jejak ini dalam 2 versi, yaitu versi tanpa tombol dan versi menggunakan tombol.

Running LED tanpa Tombol

Rangkaian Running LED Berbasis Arduino tanpa Tombol

 

List Program :

// kita buat variabel untuk nomor pin supaya lebih mudah merujuknya
const int LED1 = 2;
const int LED2 = 3;
const int LED3 = 4;
const int LED4 = 5;

void setup() 
{
// set pin untuk LED ke mode output
pinMode(LED1, OUTPUT);
pinMode(LED2, OUTPUT);
pinMode(LED3, OUTPUT);
pinMode(LED4, OUTPUT);
}

void loop() 
{
// nyalakan LED
digitalWrite(LED1, HIGH); 
digitalWrite(LED2, LOW);
digitalWrite(LED3, LOW);
digitalWrite(LED4, LOW);
delay(100);

digitalWrite(LED1, LOW);
digitalWrite(LED2, HIGH);
digitalWrite(LED3, LOW);
digitalWrite(LED4, LOW);
delay(100);

digitalWrite(LED1, LOW);
digitalWrite(LED2, LOW);
digitalWrite(LED3, HIGH);
digitalWrite(LED4, LOW);
delay(100);

digitalWrite(LED1, LOW);
digitalWrite(LED2, LOW);
digitalWrite(LED3, LOW);
digitalWrite(LED4, HIGH);
delay(700);

}

 

Running LED dengan Tombol

Rangkaian Running LED Berbasis Arduino dengan Tombol

Pada rangkaian di atas bisa dilihat bahwa Running led akan berjalan jika tombol Start yang terhubung pin input A3 ditekan atau sinyal masukan pada A3 menjadi 0V.

 

List Program :

// kita buat variabel untuk nomor pin supaya lebih mudah merujuknya
const int START = A3;
const int LED1 = 2;
const int LED2 = 3;
const int LED3 = 4;
const int LED4 = 5;
int nilaiSTART = 0;
int i = 0;

void setup() 
{
// set pin untuk LED ke mode output
pinMode(LED1, OUTPUT);
pinMode(LED2, OUTPUT);
pinMode(LED3, OUTPUT);
pinMode(LED4, OUTPUT);
pinMode(START, INPUT);
}

void loop() 
{
nilaiSTART = digitalRead(START);

if (nilaiSTART == LOW) 
{
while(i<1) 
{

// nyalakan LED
digitalWrite(LED1, HIGH);
digitalWrite(LED2, LOW);
digitalWrite(LED3, LOW);
digitalWrite(LED4, LOW);
delay(50);

digitalWrite(LED1, LOW);
digitalWrite(LED2, HIGH);
digitalWrite(LED3, LOW);
digitalWrite(LED4, LOW);
delay(50);

digitalWrite(LED1, LOW);
digitalWrite(LED2, LOW);
digitalWrite(LED3, HIGH);
digitalWrite(LED4, LOW);
delay(50);

digitalWrite(LED1, LOW);
digitalWrite(LED2, LOW);
digitalWrite(LED3, LOW);
digitalWrite(LED4, HIGH);
delay(50);
}
}
else
{
digitalWrite(LED1,LOW);
digitalWrite(LED2,LOW);
digitalWrite(LED3,LOW);
digitalWrite(LED4,LOW);
}
}

 

JEJAK TERKAIT :  Kendali Motor Listrik 3 Fasa Rangkaian Star Delta dengan PLC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *